Perjalanan saya kali ini di kawasan Geopark Ciletuh saya mulai dari wilayah perbukitan yang berada di Desa Girimukti, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi. Lokasi perbukitan yang diberi nama gunung tumpeng ini sebelumnya sempat populer dengan sebutan bukit koneng oleh warga lokal, Hal ini karena di sekitar area hutan menuju lokasi wisata, banyak ditemukan pohon kunyit atau koneng dalam bahasa Sunda.
Sejak pertengahan tahun 2020 perbukitan ini dinamai gunung tumpeng karena bentuk bukit yang terlihat seperti tumpeng nasi. Tapi ada pula yang menyebutnya mirip Pyramid di Mesir.
Pada awalnya perbukitan ini bukanlah destinasi wisata, tampak dari medan untuk mencapai Gunung Tumpeng benar-benar bukan akses jalan umum. Kondisi jalan mendekati area bukit adalah tanah liat berbatu yang diapit oleh hutan.
Memang agak sedikit menguras tenaga dan butuh nyali untuk sampai di puncak bukit ini, namun eksotisme panorama yang ditawarkan jika berada diatas sepertinya dapat dibayar lunas oleh hamparan laut hingga bentangan bukit disekeliling yang identik dengan warna hijau alamnya.
Sayangnya potensi wisata yang ditawarkan gunung tumpeng ini belum dikelola dengan baik, apa mungkin lokasi ini bukan menjadi destinasi wisata unggulan ? Tapi terkadang miris juga jika suatu lokasi wisata sudah menjadi unggulan bisa jadi terabaikan kelestariannya karena ulah manusia juga, meski tidak semua manusia akan merusak alamnya.
Perjalanan kali ini tentu berkesan bagi saya, kuharap untuk kalian juga. Sampai jumpa di kesempatan Ngaprak selanjutnya. Enjoy the journey












