slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor
Curug Cibereum Sukabumi : Masih Indah, Sayang Banyak Sampah! - Sukabumi Hari Ini
Sukabumi Hari Ini
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
    • Kota Sukabumi
    • Kabupaten Sukabumi
    • Provinsi Jawa Barat
    • Nasional
  • Pemerintahan
    • Pemerintah Kota Sukabumi
    • DPRD Kota Sukabumi
    • TNI
    • Polri
  • Politik
  • Gaya Hidup
  • Wisata
  • Ekonomi dan Bisnis
  • SHI TV
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
    • Kota Sukabumi
    • Kabupaten Sukabumi
    • Provinsi Jawa Barat
    • Nasional
  • Pemerintahan
    • Pemerintah Kota Sukabumi
    • DPRD Kota Sukabumi
    • TNI
    • Polri
  • Politik
  • Gaya Hidup
  • Wisata
  • Ekonomi dan Bisnis
  • SHI TV
No Result
View All Result
Sukabumi Hari Ini
No Result
View All Result
Home Wisata

Curug Cibereum Sukabumi : Masih Indah, Sayang Banyak Sampah!

April 8, 2023
in Wisata
Curug Cibereum Sukabumi : Masih Indah, Sayang Banyak Sampah!
193
SHARES
1.1k
VIEWS
Bagikan Ke FacebookBagikan Ke TwitterBagikan Ke Whatsapp

Perjalanan kali ini, saya tertuju pada keindahan salah satu wisata alam yang ada di kawasan Taman Nasional Gunung Gede-Pangrango. Tempat ini pernah menjadi ikon wisata di Sukabumi. Namun seiring waktu pamornya semakin meredup. Tempat ini dikenal dengan sebutan Curug Cibeureum, untuk memasuki kawasan ini bisa diakses melalui Pondok Halimun Selabintana, Kabupaten Sukabumi.

Jalan menuju Curug Cibereum berbatu begitu juga didominasi tanjakan yang curam. Jika kamu tertarik untuk berkunjung ke destinasi wisata ini, pakailah sepatu atau sandal khusus tracking agar perjalanan kamu tetap nyaman dan aman.

Curug Cibeureum berada di ketinggian sekitar 1.300 meter di atas permukaan laut. Tinggi Curug Cibeureum diperkirakan mencapai 60 meter, dan menjadi air terjun tertinggi dari 16 air terjun yang ada di area konservasi Taman Nasional Gunung Gede Pangrango.

Untuk bisa memasuki objek wisata Curug Cibeureum kita harus membayar tiket Simaksi dan asuransi di pintu masuk sebesar Rp 16.000 di hari biasa dan Rp 18.500 di Sa btu-Minggu. belum termasuk bayar parker ya.

Suasana sejuk seketika menembus kulit saat saya memasuki hutan menuju Curug Cibeureum. Tak ada bising bunyi knalpot, yang terdengar hanya suara dedaunan yang bergoyang dihembus angin, beriringan dengan gemericik air. Sesekali terdengar bunyi nyanyian serangga hutan bersahutan.

Keindahan dan kesejukan khas Gunung Gede Pangrango membuat siapapun yang datang dimanjakan dengan suasananya. Kini kian meredup setelah bermunculan tempat-tempat wisata lainnya. Belum lagi dilanda pandemi Covid-19. Membuatnya semakin sepi.

Sangat disayangkan, disepanjang perjalanan saya masih menemukan sampah yang berserakan. Keadaan shelter yang tak terurus semakin menimbulkan kesan bahwa lokasi wisata ini terbengkalai. Tak heran kalau Curug Cibereum semakin kehilangan pamornya.

Track yang berbatu dan menanjak hingga menguras tenaga terbayarkan tuntas sesampai saya di lokasi Curug Cibereum. Terlihat air terjun yang megah dan terasa segar saat mendekat karena cipratan air yang mengenai tubuh.

Saya mencoba memotret keindahan Curug ini sambil menikmati suasana yang sejuk. Karena lembabnya udara disini, tumbuh lumut dipermukaan batu. Perlu berhati-hati saat melangkah di kawasan ini apalagi saat mendekati bagian bawah curug, berbahaya jika terjatuh karena lokasi Curug Cibereum dipenuhi dengan bebatuan.

Samil menikmati asrinya alam saya berbincang dengan Mang Adang, seorang penjual kopi dan cilok. Mang Adang ternyata sudah berjualan di tempat itu sejak tahun 1991, sejak beliau berumur 19 tahun.

Ada yang saya teladani dari sosok Mang Adang. Selain berjualan, Ia juga ikut merawat alam. Sampah-sampah yang berserakan sampai puntung rokok dipungutinya lalu dikumpulkan dan dibuang di tempat pengumpulan sampah yang berada diluar Kawasan taman nasional.

Ada banyak pelajaran yang saya petik dari momen Ngaprak kali ini. Setangguh apapun seorang manusia, tak akan mampu bertahan tanpa ditopang oleh alam sekitarnya.

Disadari atau tidak, selama ini bukan kita yang merawat alam, tapi alam lah yang merawat kita. Dengan kita menjaga dan merawat alam sebetulnya kita sedang merawat diri kita sendiri. Sebaliknya, ketika kita merusak alam sejatinya kita sedang merusak diri kita sendiri.

Jika tertarik mengunjungi wisata alam ini sangat penting sekali untuk kamu turut menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Dengan membawa turun sampah menunjukan kamu peduli dan mencintai alam. Mulai dari kita dulu.

Perjalanan kali ini tentu berkesan bagi saya, kuharap untuk kalian juga. Sampai jumpa di kesempatan Ngaprak selanjutnya. Enjoy the journey

Previous Post

SELAIN MOCHI INILAH MAKANAN KHAS SUKABUMI YANG GA KALAH MENARIK DAN MUDAH DIBUAT DIRUMAH LOH.

Next Post

Perjalanan Gunung Tumpeng Kawasan Geoprak Ciletuh

adminshi

adminshi

Related Posts

Berita

Alun-Alun Gadobangkong Senilai Rp15,6 M di Palabuhanratu Rusak, Patung Ikonik Ternyata dari Kardus dan Bambu

March 4, 2025
Bazaar Santa Sea Ramadhan Fair Dorong Ekonomi dan Pariwisata Sukabumi
Berita

Bazaar Santa Sea Ramadhan Fair Dorong Ekonomi dan Pariwisata Sukabumi

March 4, 2025
Ini Rekomendasi Penginapan Murah Sekitar Geopark Ciletuh – Palabuhanratu. Gak Bikin Kantong Bolong !
Wisata

Ini Rekomendasi Penginapan Murah Sekitar Geopark Ciletuh – Palabuhanratu. Gak Bikin Kantong Bolong !

May 19, 2023
Perjalanan Gunung Tumpeng Kawasan Geoprak Ciletuh
Wisata

Perjalanan Gunung Tumpeng Kawasan Geoprak Ciletuh

April 8, 2023
SELAIN MOCHI INILAH MAKANAN KHAS SUKABUMI YANG GA KALAH MENARIK DAN MUDAH DIBUAT DIRUMAH LOH.
Wisata

SELAIN MOCHI INILAH MAKANAN KHAS SUKABUMI YANG GA KALAH MENARIK DAN MUDAH DIBUAT DIRUMAH LOH.

April 8, 2023
Mencicipi Uniknya Kuliner Burger Nasi di Denpasar, Bali
Wisata

Mencicipi Uniknya Kuliner Burger Nasi di Denpasar, Bali

March 28, 2023
Next Post
Perjalanan Gunung Tumpeng Kawasan Geoprak Ciletuh

Perjalanan Gunung Tumpeng Kawasan Geoprak Ciletuh

IKLAN HARI SUMPAH PEMUDA

DOWNLOAD APLIKASI SHI

Sukabumi Hari Ini

Sukabumi Hari Ini, media informasi akurat, cepat dan sesuai fakta.

Telusuri Kategori Lain

  • Berita
    • Kabupaten Sukabumi
    • Kota Sukabumi
    • Nasional
    • Provinsi Jawa Barat
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Pemerintahan
    • DPRD Kota Sukabumi
    • Pemerintah Kota Sukabumi
    • Polri
    • TNI
  • Politik
  • Uncategorized
  • Wisata

Berita Populer Lainnya

  • Hukum Puasa dalam Islam: Wajib, Sunnah, Haram, atau Makruh? Simak Penjelasannya!

    Hukum Puasa dalam Islam: Wajib, Sunnah, Haram, atau Makruh? Simak Penjelasannya!

    177 shares
    Share 71 Tweet 44
  • Anggota DPRD Sukabumi Melan Maulana Apresiasi Turnamen Domino ORADO, Cabor Baru Langsung Disambut Antusias

    187 shares
    Share 75 Tweet 47
  • Kompol Fajri Anbiyaa Resmi Jabat Wakapolres Sukabumi Kota

    254 shares
    Share 102 Tweet 64
  • Redaksi
  • Kerjasama dan Iklan

© 2025 Sukabumi Hari Ini

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
    • Kota Sukabumi
    • Kabupaten Sukabumi
    • Provinsi Jawa Barat
    • Nasional
  • Pemerintahan
    • Pemerintah Kota Sukabumi
    • DPRD Kota Sukabumi
    • TNI
    • Polri
  • Politik
  • Gaya Hidup
  • Wisata
  • Ekonomi dan Bisnis
  • SHI TV

© 2025 Sukabumi Hari Ini

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In