slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor
Hearing dengan Pemkot, BPS dan BPJS, Anggota DPRD Kota Sukabumi Danny Ramdhani Soroti Data Desil Penerima Bansos - Sukabumi Hari Ini
Sukabumi Hari Ini
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
    • Kota Sukabumi
    • Kabupaten Sukabumi
    • Provinsi Jawa Barat
    • Nasional
  • Pemerintahan
    • Pemerintah Kota Sukabumi
    • DPRD Kota Sukabumi
    • TNI
    • Polri
  • Politik
  • Gaya Hidup
  • Wisata
  • Ekonomi dan Bisnis
  • SHI TV
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
    • Kota Sukabumi
    • Kabupaten Sukabumi
    • Provinsi Jawa Barat
    • Nasional
  • Pemerintahan
    • Pemerintah Kota Sukabumi
    • DPRD Kota Sukabumi
    • TNI
    • Polri
  • Politik
  • Gaya Hidup
  • Wisata
  • Ekonomi dan Bisnis
  • SHI TV
No Result
View All Result
Sukabumi Hari Ini
No Result
View All Result
Home Berita

Hearing dengan Pemkot, BPS dan BPJS, Anggota DPRD Kota Sukabumi Danny Ramdhani Soroti Data Desil Penerima Bansos

September 15, 2026
in Berita
Hearing dengan Pemkot, BPS dan BPJS, Anggota DPRD Kota Sukabumi Danny Ramdhani Soroti Data Desil Penerima Bansos
178
SHARES
991
VIEWS
Bagikan Ke FacebookBagikan Ke TwitterBagikan Ke Whatsapp

SUKABUMI— Anggota Komisi III DPRD Kota Sukabumi, Danny Ramdhani, menyoroti penggunaan data desil sebagai salah satu dasar penentuan penerima bantuan pemerintah. Hal itu disampaikan Danny dalam Hearing Dialog Komisi III DPRD Kota Sukabumi bersama BPKPD, Bappeda, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, BPS, dan BPJS Kesehatan di Gedung DPRD Kota Sukabumi, Selasa (15/9/2026).

Danny menilai terdapat persoalan dalam sistem klasifikasi desil yang perlu mendapat perhatian serius. Salah satunya adalah perbedaan kondisi ekonomi antara masyarakat yang masuk dalam satu desil dengan desil lainnya yang dinilai terlalu tipis.

Menurut dia, perbedaan pengeluaran antarkelompok desil yang hanya mencapai ratusan ribu rupiah belum tentu menggambarkan perbedaan tingkat kesejahteraan secara nyata. “Selisih perbedaan pengeluaran anggaran dari satu desil ke desil lain sangat kecil, bahkan ratusan ribu. Padahal nilai sekarang itu Rp100.000, Rp200.000, Rp300.000 sehari bisa habis,” ujar Danny.

Ia mengatakan, kondisi tersebut menjadi persoalan ketika klasifikasi desil digunakan sebagai dasar untuk menentukan apakah seseorang berhak mendapatkan bantuan pemerintah atau tidak.

Danny mengingatkan, kondisi ekonomi warga di lapangan tidak selalu sesuai dengan data administratif. Ada masyarakat yang masuk dalam desil tertentu, tetapi kehidupannya masih sulit dan membutuhkan bantuan.

“Kami melihat ada persoalan yang perlu menjadi perhatian serius dalam penggunaan data desil sebagai dasar penentuan penerima bantuan pemerintah,” kata Danny. Perubahan rasio maupun mekanisme klasifikasi data juga berpotensi menimbulkan persoalan baru.

Masyarakat yang sebelumnya menerima bantuan bisa saja tidak lagi masuk dalam kriteria hanya karena terjadi perubahan indikator atau pemutakhiran data. “Perubahan kriteria dan mekanisme penilaian juga berpotensi membuat sebagian masyarakat kehilangan hak untuk mendapatkan bantuan, bukan karena kehidupannya sudah sejahtera, tetapi karena perubahan indikator dan klasifikasi data,” tuturnya.

Danny menegaskan pentingnya data dalam memastikan bantuan pemerintah tepat sasaran. Namun, data tersebut harus mampu mencerminkan kondisi riil masyarakat. Ia meminta pemerintah melakukan evaluasi terhadap sistem penilaian desil agar klasifikasi yang digunakan benar-benar menggambarkan kesenjangan kondisi ekonomi warga.

“Jangan sampai perbedaan satu desil dengan desil lainnya terlalu sempit sehingga masyarakat yang kondisi ekonominya sebenarnya tidak jauh berbeda justru mendapatkan perlakuan yang berbeda,” tegas Danny. Ia juga mengusulkan agar rentang penilaian antardesil dibuat lebih jelas sehingga perbedaan klasifikasi memiliki dasar yang lebih kuat.

“Idealnya, range atau rentang penilaian antar-desil dibuat lebih jelas dan memiliki perbedaan yang lebih signifikan, serta tetap mempertimbangkan kondisi faktual masyarakat di lapangan,” jelas Danny. Ia berharap persoalan tersebut dapat disampaikan kepada pemerintah pusat sehingga kebijakan terkait pemutakhiran dan penggunaan data desil tidak menimbulkan persoalan baru di daerah.

“Saya berharap sampaikan kepada pusat terkait dengan hal ini bahwa kami di daerah dengan kebijakan itu sangat terbebani. Mudah-mudahan disampaikan kondisi ini, jangan sampai kemudian ada gelombang kekecewaan terkait dengan perubahan rasio ini,” ujar Danny. Ia yang juga Ketua DPD PKS Kota Sukabumi itu menegaskan, perubahan sistem pendataan seharusnya tidak membuat masyarakat miskin semakin sulit memperoleh perlindungan sosial.

“Data memang penting, tetapi data harus menggambarkan realitas kehidupan warga, bukan justru membuat warga yang masih membutuhkan bantuan kehilangan haknya,” katanya. “Jangan sampai perubahan sistem data membuat masyarakat miskin semakin sulit mendapatkan perlindungan,” jelasnya.

Tags: Anggota Komisi III DPRD Kota SukabumiDPRD kota SukabumiPerubahan desilSukabumi
Previous Post

Ketua DPRD Kota Sukabumi Bersama Forkopimda Bertemu Kapolda Jabar, Ini yang Dibahas

Next Post

Dampak Efisiensi Anggaran dan Pengurangan Dana Transfer, Pemkot Sukabumi Ambil Langkah Strategis Pembiayaan Jaminan Kesehatan

shi.rg

shi.rg

Related Posts

Tekan Inflasi, Sukabumi Gencarkan Gerakan Pangan Murah di Tujuh Kecamatan
Berita

Tekan Inflasi, Sukabumi Gencarkan Gerakan Pangan Murah di Tujuh Kecamatan

October 6, 2026
Upacara Peringatan HUT Ke-81 TNI Tingkat Kota Sukabumi Digelar di Lapang Merdeka
Berita

Upacara Peringatan HUT Ke-81 TNI Tingkat Kota Sukabumi Digelar di Lapang Merdeka

October 5, 2026
Denda PBB-P2 di Kota Sukabumi Dihapus hingga Desember 2026, Ini Cara Bayarnya
Berita

Denda PBB-P2 di Kota Sukabumi Dihapus hingga Desember 2026, Ini Cara Bayarnya

October 5, 2026
Dua Hari Pencarian, Remaja yang Terseret Arus di Pantai Istiqomah Sukabumi Belum Ditemukan
Berita

Dua Hari Pencarian, Remaja yang Terseret Arus di Pantai Istiqomah Sukabumi Belum Ditemukan

October 4, 2026
Operasi Penanganan Kebakaran TPA Cikundul Sukabumi Ditutup
Berita

Operasi Penanganan Kebakaran TPA Cikundul Sukabumi Ditutup

October 4, 2026
Mahasiswa di Sukabumi Didorong Jadi Tenaga Kerja Siap Pakai dan Wirausaha
Berita

Mahasiswa di Sukabumi Didorong Jadi Tenaga Kerja Siap Pakai dan Wirausaha

October 4, 2026
Next Post
Dampak Efisiensi Anggaran dan Pengurangan Dana Transfer, Pemkot Sukabumi Ambil Langkah Strategis Pembiayaan Jaminan Kesehatan

Dampak Efisiensi Anggaran dan Pengurangan Dana Transfer, Pemkot Sukabumi Ambil Langkah Strategis Pembiayaan Jaminan Kesehatan

IKLAN HARI SUMPAH PEMUDA

DOWNLOAD APLIKASI SHI

Sukabumi Hari Ini

Sukabumi Hari Ini, media informasi akurat, cepat dan sesuai fakta.

Telusuri Kategori Lain

  • Berita
    • Kabupaten Sukabumi
    • Kota Sukabumi
    • Nasional
    • Provinsi Jawa Barat
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Pemerintahan
    • DPRD Kota Sukabumi
    • Pemerintah Kota Sukabumi
    • Polri
    • TNI
  • Politik
  • Uncategorized
  • Wisata

Berita Populer Lainnya

  • Hukum Puasa dalam Islam: Wajib, Sunnah, Haram, atau Makruh? Simak Penjelasannya!

    Hukum Puasa dalam Islam: Wajib, Sunnah, Haram, atau Makruh? Simak Penjelasannya!

    177 shares
    Share 71 Tweet 44
  • Anggota DPRD Sukabumi Melan Maulana Apresiasi Turnamen Domino ORADO, Cabor Baru Langsung Disambut Antusias

    187 shares
    Share 75 Tweet 47
  • Kompol Fajri Anbiyaa Resmi Jabat Wakapolres Sukabumi Kota

    254 shares
    Share 102 Tweet 64
  • Redaksi
  • Kerjasama dan Iklan

© 2025 Sukabumi Hari Ini

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
    • Kota Sukabumi
    • Kabupaten Sukabumi
    • Provinsi Jawa Barat
    • Nasional
  • Pemerintahan
    • Pemerintah Kota Sukabumi
    • DPRD Kota Sukabumi
    • TNI
    • Polri
  • Politik
  • Gaya Hidup
  • Wisata
  • Ekonomi dan Bisnis
  • SHI TV

© 2025 Sukabumi Hari Ini

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In