Sukabumi – Polisi mengamankan 15 orang pelajar pasca peristiwa duel maut antar pelajar di wilayah Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi, yang menewaskan FMS (15 tahun).
Diketahui duel tersebut dua lawan 2, antara korban FMS melawan ADR (16 tahun) dan RR (15 tahun) melawan RAY (16 tahun), pada, Kamis (10/10/2024) malam.
Kapolres Sukabumi, AKBP Samian, mengatakan, awal mula perkelahian diduga dari janjian melalui media sosial hingga akhirnya saling respon dan duel menggunakan senjata tajam.
“Dari peristiwa itu sudah kita amankan 15 yang diduga pelaku, yaitu pelaku utama dua orang, yaitu yang melakukan duel, kemudian 13 lainnya adalah teman-teman dari korban atau pun pelaku yang menyaksikan dan ada satu yang menyiarkan secara live di IG,” ujar Samian, Selasa (15/10/204).

Dari 15 orang pelajar yang ditangkap, diantaranya pelaku duel, yang menyaksikan, hingga yang melakukan live IG saat peristiwa terjadi.
“Kemudian 13 lainnya adalah teman-teman dari korban atau pun pelaku yang menyaksikan dan ada satu yang melivekan di IG,” ucap Samian.
Atas perbuatan tersebut kita kenakan pasal 80 ayat 1 dan atau ayat 3 Jo 76 C undang-undang nomor 35 tahun 2014 terkait dengan perlindungan anak dengan ancaman 15 tahun penjara, dan juga kita subkan dengan pasal 358 dan 2E Jo pasal 55 KUHP.
“Saat ini para pelaku sudah diamankan di Satreskrim Polres Sukabumi untuk kepentingan penyidikan,” tutup Saiman.
Sebelumnya diberitakan, seorang pelajar berinisial FMS (15 tahun) di Caringin Kabupaten Sukabumi meninggal dunia usai terlibat duel menggunakan senjata tajam celurit.
FMS terlibat perkelahian duel menggunakan Celurit dengan terduga pelaku ADR (15 Tahun) di Kampung Sungapan, Desa Cijengkol, Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi, sekira pukul 21.00 WIB, Kamis (10/10/2024) malam.
Kemudian satu orang korban lainya RR (15 tahun) mengalami luka akibat berduel RAY (16 tahun).
Perkelahian itu diduga dipicu oleh korban yang membuat unggauan di media sosial mengajak berkelahi, postingan korban itu diduga direspon oleh RR hingga berujung ke pertemuan untuk berkelahi.














