SUKABUMI – Beredar video di perpesanan whatsap grup tayangan video berdurasi 2 menit menunjukan seorang pemuda dengan kondisi babak belur di duga tertangkap basah mencuri sayuran.
Diketahui, pemuda tersebut memakai jaket hoodie warna hitam, kondisi dengan wajah babak belur tengah diintrogasi oleh warga.
Dalam narasi video tersebut, mengingatkan kepada petani untuk berhati-hati kepada petani sayuran yang ada di kawasan kaki gunung Gede Panggarango.
“Hati hati rekan petani tadi malam Selasa tertangkap tangan jam 03.00 wib pagi pelaku pencurian spesialis sayuran di daerah ciomprang hotel idaman,” isi pesan beredar tersebut.
“Mereka berkomplot memakai pick up L300 warna hitam pelakunya berempat. Modusnya mengaku sebagai tangkulak dan tukang ngarit, TKP pencurian, Cisaat, Kadudampit, Goalpara, Caringin, selabintana. Pelaku berdomisili di Gegerbitung,” isi keterangan tersebut.
Dikonfirmasi, Kasubsi Pengelola Informasi dan Dokumentasi Multimedia (PDIM) Humas Polres Sukabumi Kota, Ipda Ade Ruli, mengatakan, kejadian tersebut, Minggu (13/10/2024) sekitar pukul 23.00 WIB, terduga pelaku tertangkap basah sedang mencuri bawang daun di salah satu kebun milik warga.
“Peristiwa itu dugaan tindak pidana pencurian berupa sayuran bawang daun sebanyak 20 kilogram. Saat itu tertangkap tangan oleh warga (para petani) di kebun Idaman yang beralamat di Jalan Selabintana Desa Warnasari Kabupaten Sukabumi,” ujarnya.
Terduga pelaku, MRS alias Dani (24 tahun), warga Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, setelah ditangkap, lalu diserahkan ke Polsek Sukabumi.
Kemudian setelah diserahkan ke Polisi. Akhirnya kedua belah pihak dimediasi dan sepakat untuk berdamai.
“Korban tidak membuat laporan dan akhirnya diselesaikan secara musyawarah dan mufakat,” tutur Ade.
Pihak pelaku kata Ade mengakui perbuatannya dan tidak akan mengulangi perbuatannya kembali.
“Pihak keluarga pelaku menganti kerugian terhadap korban petani asal Karawang Sukabumi dengan kerugian Rp300 ribu,” tutup Ade.














