Permainan musik dawai yang dibawakan oleh anak-anak yang tergabung dalam Sukabumi Violin Community, berhasil tampil memukau dihadapan para penonton, dalam konser tunggal yang bertajuk ” Harmoni Nusantara”. Gedung Juang 45, Kota Sukabumi, Sabtu (7/9/2024) malam. Terpantau tak hanya penampilan orchestra saja, konser resital itu juga mengkolaborasikan dengan sajian ballerina cilik. Tarian ballet yang berasal dari Italia, Prancis itu pun turut memukau para penonton.
Sebanyak 70 violinist anak-anak berbakat yang telah meniti karirnya di panggung musik klasik, kali ini tampil berbeda. Mereka tidak hanya membawa irama klasik yang biasa dimainkan, tetapi juga sebuah janji untuk membawa kekayaan budaya Nusantara ke dalam dunia musik modern.
“Jadi ada beberapa para violin yang membawakan lagu-lagu daerah Nusantara. Kenapa Nusantara? Karena kita mengikuti tema HUT RI ke-79 Nusantara Baru Indonesia Maju,” ujar Dendi Kusmayandi selaku Ketua Sukabumi Violin Community, Sabtu (7/9/2024).
Dijelaskan Dendi untuk menunjukkan bagaimana harmonisasi antara alat musik modern, seperti violin, dapat menyatu dengan musik tradisional. Mereka juga mengenakan pakaian adat yang menggambarkan keberagaman budaya Nusantara.
Konser dimulai dengan aransemen ulang Paris Barantai asal Kalimantan Selatan yang memadukan gesekan violin dengan bunyi alat musik lainnya. Nada-nada yang keluar terasa begitu menggetarkan hati, seolah-olah mengajak penonton untuk menyelami akar budaya bangsa. Violin yang biasanya dikenal sebagai alat musik Barat, di tangan anak-anak Sukabumi Violin Community mampu membawa jiwa Nusantara dengan indahnya.
Tak lama, sebuah melodi lain mengalun. Kali ini, giliran lagu daerah Papua, ‘Yamko Rambe Yamko’ yang dimainkan. Penonton pun larut dalam nostalgia dan keindahan melodi yang sederhana namun penuh makna.














