slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor
KemenKopUKM Berupaya Lahirkan Wirausaha Andal Melalui Entrepreneur Hub - Sukabumi Hari Ini
Sukabumi Hari Ini
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
    • Kota Sukabumi
    • Kabupaten Sukabumi
    • Provinsi Jawa Barat
    • Nasional
  • Pemerintahan
    • Pemerintah Kota Sukabumi
    • DPRD Kota Sukabumi
    • TNI
    • Polri
  • Politik
  • Gaya Hidup
  • Wisata
  • Ekonomi dan Bisnis
  • SHI TV
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
    • Kota Sukabumi
    • Kabupaten Sukabumi
    • Provinsi Jawa Barat
    • Nasional
  • Pemerintahan
    • Pemerintah Kota Sukabumi
    • DPRD Kota Sukabumi
    • TNI
    • Polri
  • Politik
  • Gaya Hidup
  • Wisata
  • Ekonomi dan Bisnis
  • SHI TV
No Result
View All Result
Sukabumi Hari Ini
No Result
View All Result
Home Ekonomi dan Bisnis

KemenKopUKM Berupaya Lahirkan Wirausaha Andal Melalui Entrepreneur Hub

April 5, 2023
in Ekonomi dan Bisnis
KemenKopUKM Berupaya Lahirkan Wirausaha Andal Melalui Entrepreneur Hub
183
SHARES
1k
VIEWS
Bagikan Ke FacebookBagikan Ke TwitterBagikan Ke Whatsapp

Jakarta – Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) menggandeng berbagai pihak atau kolaborator dalam meningkatkan rasio kewirausahaan hingga 3,95 persen di tahun 2024 sehingga diharapkan mampu melahirkan entrepreneur yang andal, inovatif, dan kompetitif dalam persaingan global, salah satunya melalui platform Entrepreneur Hub.

KemenKopUKM menginisiasi lahirnya platform Entrepreneur Hub, bekerja sama dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Provinsi DKI Jakarta, Komunitas Tangan Di Atas, Perguruan Tinggi diantaranya Universitas Bina Nusantara, Universitas Negeri Jakarta, Universitas Mercu Buana, Universitas Podomoro, dan Universitas Trisakti. Maupun sektor swasta lain di antaranya BTPN, PVG, Rumah Zakat Indonesia.

Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Teten Masduki mengatakan, Indonesia perlu menyiapkan entrepreneur andal, meskipun jumlah UMKM cukup banyak mencapai 64 juta, tetapi sebagian besar masih berskala usaha mikro atau ekonomi subsisten.

“Yang perlu disiapkan betul-betul adalah keinginan menjadi entrepreneur. Di negara maju rasio kewirausahaannya mencapai 10 hingga 12 persen. Indonesia harus mampu melahirkan anak muda berpendidikan tinggi yang masuk dunia bisnis, mendorong anak muda atau educated people berbisnis, supaya pengusaha kita bisa bersaing di kancah dunia,” ucap MenKopUKM Teten Masduki dalam kegiatan Entrepreneur HUB Jakarta bertajuk ‘Pengembangan Ekosistem Kewirausahaan untuk Mewujudkan Wirausaha Mapan, Usaha yang Inovatif dan Berkelanjutan,’ di Jakarta, Rabu (5/4).

Selain itu, KemenKopUKM kata Teten, juga memiliki target ambisius di mana 1 juta wirausaha baru bisa lahir di tahun 2024 dalam proses menuju negara maju. Namun masih ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian dan kerja keras, guna mengantarkan Indonesia menjadi negara maju.

“Selama ini kami juga mendorong pengembangan ekosistem entrepreneur. Misalnya ekosistem yang terhubung ke digital supaya para pelaku UMKM lebih mudah mengakses pembiayaan. UMKM juga terhubung ke rantai pasok industri, menjadi pemasok komponen bahan baku, serta barang jadi. Sehingga UMKM tidak terpinggirkan, tetap menjadi rantai pasok industri, bagian dari industrialisasi,” ucap Menteri Teten.

Ia menyebut, saat ini baru sekitar 7 persen UMKM yang masuk rantai pasok indutri. Untuk itu perlunya didorong ekosistemnya dengan pembentukan KUR Klaster. Mereka yang sudah terhubung ekosistem digital ke rantai pasok, akan memudahkan perbankan dalam memberikan pinjaman.

“Termasuk mendorong konsolidasi usaha-usaha kecil ke koperasi. Pelaku usaha mikro susah naik kelas kalau berbisnis sendiri-sendiri, dengan bergabung ke koperasi akan memudahkan usaha mikro tumbuh berkembang. Belanja Pemerintah sebesar 40 persen ke produk UMKM juga menjadi bagian dari ekosistem dalam menjamin UMKM punya captive market,” katanya.

Pembiayaan juga kata MenKopUKM, masih menjadi masalah utama, lantaran gap pemberian kredit yang masih besar. Di mana kredit perbankan ke UMKM baru sekitar 21 persen, sementara lapangan kerja diciptakan 90 persen oleh UMKM. “Hal ini mesti di-adressed. Perbankan mengurangi risiko bisnis UMKM lantaran NPL yang tinggi. Kita bisa buat ekosistem tadi supaya gap pembiayaan bisa diminimalisir,” katanya.

MenKopUKM menambahkan KemenKopUKM juga terus mendorong UMKM untuk go digital, di mana UMKM yang mengalami kesulitan aset akan di-match dengan agenda besar dengan kemudahan pembiayaan UMKM melalui credit scoring. Diharapkan ekosistem sama-sama dimunculkan inkubator bisnis di berbagai daerah dan kampus.

“Kita harapkan Entrepreneur Hub ini bisa terus implementatif, inovatif dan berkelanjutan, serta meningkatkan jumlah dan peran pemangku kepentingan dalam pengembangan kewirausahaan, yang pada akhirnya akan meningkatkan angka rasio kewirausahaan di Indonesia,” kata Menteri Teten.

Di kesempatan yang sama, Deputi Bidang Kewirausahaan KemenKopUKM Siti Azizah menjelaskan, Entrepreneur Hub merupakan sinergi berbagai pihak yang telah sukses mengkurasi sebanyak 100 orang pelaku UMKM berkompeten yang merupakan usulan dari Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Provinsi DKI Jakarta, Komunitas Tangan Di Atas, dan 5 Perguruan Tinggi.

Kegiatan ini akan dilaksanakan selama tiga bulan, dimulai dari kick-off pada 4-6 April 2023. Agenda kick off berisi pelatihan dan mentoring peserta yang akan dibekali dengan materi dalam 11 modul berkelanjutan. Di mana modul-modul ini nantinya akan dilaksanakan dalam lima sesi utama secara bertahap. Acara itu mendapat dukungan penuh dari BTPN, PVG, dan Rumah Zakat Indonesia.

Untuk matchmaking forum, kata Azizah, para peserta bertemu dengan beberapa mitra pengusaha yang telah berhasil untuk membangun ekosistem usaha, sehingga mereka dapat belajar ataupun membangun kolaborasi dengan tujuan untuk pengembangan usaha.

“Dalam forum ini juga akan dilaksanakan on-boarding produk peserta di platform para mitra digital, seperti PaDi UMKM, BUMN, start-up, dan e-commerce, serta e-katalog LKPP,” kata Azizah.

Selanjutnya Meet the Investor forum, di mana para peserta akan dipertemukan dengan para calon investor dan melakukan pitching dengan tujuan agar bisa mendapatkan dukungan pembiayaan ataupun investasi jangka panjang.

Azizah merinci, setiap sesi akan difasilitasi oleh pemangku kepentingan yang terlibat. Di antaranya, pelatihan Sesi I difasilitasi oleh Kementerian Koperasi dan UKM, pelatihan Sesi II yang difasilitasi oleh Universitas Podomoro, pelatihan Sesi III akan difasilitasi oleh Universitas Mercu Buana, Match Making Forum yang akan difasilitasi oleh Asdep Pengembangan Teknologi Informasi dan Inkubasi Usaha (PTIIU).

Kemudian, pelatihan Sesi IV yang akan difasilitasi oleh Dinas Perindustrian, Perdagangan, KUKM DKI Jakarta, Pelaksanaan Mentoring Forum Akhir yang akan difasilitasi oleh Universitas Trisakti, dan Sesi VII sekaligus Meet the Investor yang akan difasilitasi oleh Asisten Deputi Pembiayaan, Deputi Bidang Kewirausahaan.

“Entrepreneur HUB Jakarta menjadi salah satu rangkaian program Entrepreneur Hub secara keseluruhan. Program menjadi salah satu kegiatan unggulan dari Deputi Kewirausahaan yang tujuan utamanya untuk menumbuhkan wirausaha muda Indonesia melalui pengembangan ekosistem usaha di daerah,” katanya.

Hal ini dilaksanakan berdasarkan pada amanat Perpres Nomor 2 Tahun 2022 terkait Pengembangan Kewirausahaan Nasional, sekaligus upaya pencapaian target pertumbuhan wirausaha nasional, yaitu 3,95 persen pada 2024.

Wakil Walikota Jakarta Selatan Edi Sumantri turut mengapresiasi KemenKopUKM yang menginisiasi Entrepreneur Hub, yang dinilainya sangat bermanfaat bagi pelaku UMKM terutama dalam pengembangan usaha dengan investasi.

“Hal ini sejalan dengan upaya Pemprov DKI Jakarta dalam menumbuhkan wirausaha terpadu melalui JakPrenuer, platform pengembangan kewirausahaan di Jakarta, melalui pendaftaran, pelatihan, pendampingan, perizinan, pemasaran, laporan keuangan, dan akses permodalan,” tutur Edi.

Saat ini, DKI Jakarta melalui JakPreneur juga telah membina 300 ribu anggota pelaku UMKM. Ke depan diharapkan program JakPreneur mampu bersinergi dengan program Pemerintah Pusat melalui KemenKopUKM, salah satunya melalui Enterprenuer Hub yang melibatkan 100 UMKM.

Previous Post

Jika Anda Merasa Sembelit Saat Berpuasa, Lakukan Hal Ini !

Next Post

Tingkatkan Keamanan, Sat Lantas Polres Kota Sukabumi SARUNGAN di Mesjid

adminshi

adminshi

Related Posts

Harga Cabai Rawit Merah di Sukabumi Naik, Tembus Rp 65.000 Per Kilogram
Berita

Harga Cabai Rawit Merah di Sukabumi Naik, Tembus Rp 65.000 Per Kilogram

August 24, 2026
Keberlanjutan Program Satu Telur Sehari, Alfamart Perluas Jangkauan ke 39 Kota pada 2026
Berita

Keberlanjutan Program Satu Telur Sehari, Alfamart Perluas Jangkauan ke 39 Kota pada 2026

June 12, 2026
Kasus Salah Tangkap Polisi di Grobogan: Pencari Bekicot Dituduh Pencuri
Berita

Kasus Salah Tangkap Polisi di Grobogan: Pencari Bekicot Dituduh Pencuri

March 9, 2025
Pelatihan Keterampilan Budidaya Perikanan. Wali Kota Sukabumi : Peluangnya Sangat Baik.
Berita

Pelatihan Keterampilan Budidaya Perikanan. Wali Kota Sukabumi : Peluangnya Sangat Baik.

May 31, 2023
Ini Langkah-langkah Agar Bisnis UMKM Anda Berkembang !
Ekonomi dan Bisnis

Ini Langkah-langkah Agar Bisnis UMKM Anda Berkembang !

May 22, 2023
Pelatihan Digital Marketing Bagi Pelaku UMKM. Achmad Fahmi : Agar UMKM Bisa Naik Kelas
Berita

Pelatihan Digital Marketing Bagi Pelaku UMKM. Achmad Fahmi : Agar UMKM Bisa Naik Kelas

May 15, 2023
Next Post
Tingkatkan Keamanan, Sat Lantas Polres Kota Sukabumi SARUNGAN di Mesjid

Tingkatkan Keamanan, Sat Lantas Polres Kota Sukabumi SARUNGAN di Mesjid

IKLAN HARI SUMPAH PEMUDA

DOWNLOAD APLIKASI SHI

Sukabumi Hari Ini

Sukabumi Hari Ini, media informasi akurat, cepat dan sesuai fakta.

Telusuri Kategori Lain

  • Berita
    • Kabupaten Sukabumi
    • Kota Sukabumi
    • Nasional
    • Provinsi Jawa Barat
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Pemerintahan
    • DPRD Kota Sukabumi
    • Pemerintah Kota Sukabumi
    • Polri
    • TNI
  • Politik
  • Uncategorized
  • Wisata

Berita Populer Lainnya

  • Hukum Puasa dalam Islam: Wajib, Sunnah, Haram, atau Makruh? Simak Penjelasannya!

    Hukum Puasa dalam Islam: Wajib, Sunnah, Haram, atau Makruh? Simak Penjelasannya!

    177 shares
    Share 71 Tweet 44
  • Anggota DPRD Sukabumi Melan Maulana Apresiasi Turnamen Domino ORADO, Cabor Baru Langsung Disambut Antusias

    187 shares
    Share 75 Tweet 47
  • Kompol Fajri Anbiyaa Resmi Jabat Wakapolres Sukabumi Kota

    255 shares
    Share 102 Tweet 64
  • Redaksi
  • Kerjasama dan Iklan

© 2025 Sukabumi Hari Ini

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
    • Kota Sukabumi
    • Kabupaten Sukabumi
    • Provinsi Jawa Barat
    • Nasional
  • Pemerintahan
    • Pemerintah Kota Sukabumi
    • DPRD Kota Sukabumi
    • TNI
    • Polri
  • Politik
  • Gaya Hidup
  • Wisata
  • Ekonomi dan Bisnis
  • SHI TV

© 2025 Sukabumi Hari Ini

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In