SUKABUMI–Para aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemkot Sukabumi diminta menjaga netralitas di momen menjelang pemilu. Hal ini disampaikan Penjabat (Pj) Wali Kota Sukabumi Kusmana dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Ke-52 di Rangkaikan dengan Hari Kesehatan Nasional Tahun 2023 Tingkat Kota Sukabumi Gedung Juang 45 Kota Sukabumi, Selasa (5/12/2023).
” Anggota Korpri sebagai aparatur pemerintah jadi panutan contoh di luar Korpri,” ujar Pj Wali Kota Sukabumi, Kusmana Hartadji. Sehingga tunjukkan kinerja optimal dalam sehari-hari pelayanan sepenuh hati dan jangan lamban memberikan pelayaban publik karena akan merugikan citra aparatur.
Kusmana menuturkan, memperbaiki kinerja pegawai dengan cara aparatur lebuh sigap, menuju birokrasi kelas dunia. Dengan menjaga keutuhan organisasi profesionalisme dan netralitas.
Selain itu meningkatkan keahlian, sikap dan attitude melayani sepenuh hati kepada warga. ” Korpri harus netral dan tidak boleh ada afiliasi terbuka kepada parpol tertentu dan tidak diskriminasi,” jelasnya.
Terlebih kata Kusmana, pada 14 Februari 2024 akan dilangsungkan pemilu serentak dan kini masuk kampanye. Harapannya Korpri benar-bener netral dan tegak lurus tidak memihak.
Termasuk kata Kusmana, dalam hal menjaga netralitas dan profesionalisme menjelang pemilu di tahun depan. Dengan menghindari sepuluh pose gerakan tangan yang dilarang.
Pose yang diperbolehkan kata Kusmana hanya mengepalkan tangan. Sementara pose yang menunjukkan jari berupa angka dihindari.
” Sebagai bagian aparatur negara membantu sesuai dengan kewenangan menyukseskan pemilu, mengajak warga menggunakan hak pilihnya,” ungkap Kusmana. Sebab, partisipasi aktif dalam demokrasi wujud kedaulatan rakyat di dalam negara














