slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor
Angka Prevalensi Stunting Kota Sukabumi Berhasil Turun Jadi 18,2 Persen - Sukabumi Hari Ini
Sukabumi Hari Ini
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
    • Kota Sukabumi
    • Kabupaten Sukabumi
    • Provinsi Jawa Barat
    • Nasional
  • Pemerintahan
    • Pemerintah Kota Sukabumi
    • DPRD Kota Sukabumi
    • TNI
    • Polri
  • Politik
  • Gaya Hidup
  • Wisata
  • Ekonomi dan Bisnis
  • SHI TV
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
    • Kota Sukabumi
    • Kabupaten Sukabumi
    • Provinsi Jawa Barat
    • Nasional
  • Pemerintahan
    • Pemerintah Kota Sukabumi
    • DPRD Kota Sukabumi
    • TNI
    • Polri
  • Politik
  • Gaya Hidup
  • Wisata
  • Ekonomi dan Bisnis
  • SHI TV
No Result
View All Result
Sukabumi Hari Ini
No Result
View All Result
Home Berita

Angka Prevalensi Stunting Kota Sukabumi Berhasil Turun Jadi 18,2 Persen

December 6, 2023
in Berita, Kota Sukabumi, Pemerintah Kota Sukabumi, Pemerintahan
Angka Prevalensi Stunting Kota Sukabumi Berhasil Turun Jadi 18,2 Persen
179
SHARES
996
VIEWS
Bagikan Ke FacebookBagikan Ke TwitterBagikan Ke Whatsapp

SUKABUMI–Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi berupaya mendorong penurunan angka prevalensi stunting hingga lima persen pada 2025 mendatang. Saat ini angka prevalensi stunting di Kota Sukabumi juga diklaim sudah menurun menjadi 18,2 persen.

” Kami berupaya mempercepat penurunan angka stunting menjadi lima persen di 2045,” ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi, Reni Rosyida Muthmainnah, Selasa (5/12/2023). Pernyataan tersebut disampaikan disela-sela puncak Hari Kesehatan Nasional (HKN) tingkat Kota Sukabumi, di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi.

Menurut Reni, targetnya pada 2024 angka prevalensi stunting turun menjadi 18,02 persen. Hal ini pun sejatinya telah tercapai di 2023.

Sebelumnya prevalensi stunting Kota Sukabumi mencapai 18,2 persen. Sehingga di 2024 Kota Sukabumi berupaya menurunkan angka stunting hingga 14 persen sesuai target nasional.

Reni menuturkan, penanganan stunting ini sejalan dengan tujuan utama menuju Indonesia emas 2045 dan Indonesia sehat melalui transformasi kesehatan. Fokusnya yakni integrasi layanan primer dan mempercepat penurunan angka stunting 5 persen di 2045 dan menghilangkan penyakit TBC.

Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi meraih penghargaan dalam ajang Aksi Stunting Award yang digelar Pemprov Jawa Barat di Hotel Savoy Homan, Bandung, Selasa (28/11/2023) lalu. Kota Sukabumi meraih Terbaik Ke II dalam kategori Kabupaten/Kota dengan Kinerja Terbaik dalam Pelaksanaan Aksi Konvergensi Penurunan Angka Stunting Tahun 2023.

Penyerahan penghargaan dilakukan Penjabat (Pj) Sekda Jawa Barat Taufiq Budi Santoso kepada Pj Wali Kota Sukabumi Kusmana Hartadji yang didampingi Pj Ketua TP PKK Kota Sukabumi Diana Rahesti. Dalam momen itu hadir pula Direktur Jendral Bina Pembangunan Daerah, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Restuardy Daud.

” Alhamdulilah, Kota Sukabumi memperoleh penghargaan dengan kinerja terbaik ke II Kabupaten/Kota dalam pelaksanaan aksi konvergensi penurunan stunting tahun 2023,” ujar Pj Wali Kota Sukabumi Kusmana Hartadji, Selasa. Pencapaian ini adalah berkat kerja sama semua tim di lingkup Pemkot Sukabumi.

Namun kata Kusmana, ke depan Sukabumi masih mempunyai tantangan ke depan. Khususnya mulai saat ini memulai lagi, bagaimana upaya-upaya untuk terus menurunkan angka stunting sampai ke target yang sudah ditetapkan oleh pemerintah pusat.

” Penurunan angka prevalensi stunting di Kota Sukabumi sudah sampai di angka 19,2 persen dan sesuai target untuk sampai pada 14 persen di tahun 2024,” ungkap Kusmana. Upaya pencegahan ditambah dengan penguatan melalui beberapa program dengan turun langsung ke lokasi yang memang terindikasi ada stunting terus dilakukan.

Selain itu Kusmana, mendorong peningkatan layanan kesehatan khususnya penurunan stunting dan pencapaian imunisasi dasar lengkap. Ia menyampaikan tugas semua elemen dalam menekan angka stunting agar target nasional 14 persen terwujud dan harus berkolaborasi.

Misalnya memperhatikan kesehatan calon pengantin perempuan agar bayi lahir sehat. Sebab kesehatan ibu menentukan kesehatan bayi yang dilahirkan.

Kusmana menilai angka prevalensi stunting di Sukabumi sudah baik. Namun ke depan diperlukan inovasi agar kasus stunting terus menurun.

Tags: Kota Sukabumipemkot sukabumiPj wali kotastunting
Previous Post

Masuk Masa Kampanye, Pj Wali Kota Sukabumi Minta ASN Komitmen Jaga Netralitas

Next Post

Forkopimda Gelar Rakor Stabilitas Keamanan dan Ketertiban Kota Sukabumi

adminshi

adminshi

Related Posts

Tekan Inflasi, Sukabumi Gencarkan Gerakan Pangan Murah di Tujuh Kecamatan
Berita

Tekan Inflasi, Sukabumi Gencarkan Gerakan Pangan Murah di Tujuh Kecamatan

October 6, 2026
Upacara Peringatan HUT Ke-81 TNI Tingkat Kota Sukabumi Digelar di Lapang Merdeka
Berita

Upacara Peringatan HUT Ke-81 TNI Tingkat Kota Sukabumi Digelar di Lapang Merdeka

October 5, 2026
Denda PBB-P2 di Kota Sukabumi Dihapus hingga Desember 2026, Ini Cara Bayarnya
Berita

Denda PBB-P2 di Kota Sukabumi Dihapus hingga Desember 2026, Ini Cara Bayarnya

October 5, 2026
Dua Hari Pencarian, Remaja yang Terseret Arus di Pantai Istiqomah Sukabumi Belum Ditemukan
Berita

Dua Hari Pencarian, Remaja yang Terseret Arus di Pantai Istiqomah Sukabumi Belum Ditemukan

October 4, 2026
Operasi Penanganan Kebakaran TPA Cikundul Sukabumi Ditutup
Berita

Operasi Penanganan Kebakaran TPA Cikundul Sukabumi Ditutup

October 4, 2026
Mahasiswa di Sukabumi Didorong Jadi Tenaga Kerja Siap Pakai dan Wirausaha
Berita

Mahasiswa di Sukabumi Didorong Jadi Tenaga Kerja Siap Pakai dan Wirausaha

October 4, 2026
Next Post
Angka Prevalensi Stunting Kota Sukabumi Berhasil Turun Jadi 18,2 Persen

Forkopimda Gelar Rakor Stabilitas Keamanan dan Ketertiban Kota Sukabumi

IKLAN HARI SUMPAH PEMUDA

DOWNLOAD APLIKASI SHI

Sukabumi Hari Ini

Sukabumi Hari Ini, media informasi akurat, cepat dan sesuai fakta.

Telusuri Kategori Lain

  • Berita
    • Kabupaten Sukabumi
    • Kota Sukabumi
    • Nasional
    • Provinsi Jawa Barat
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Pemerintahan
    • DPRD Kota Sukabumi
    • Pemerintah Kota Sukabumi
    • Polri
    • TNI
  • Politik
  • Uncategorized
  • Wisata

Berita Populer Lainnya

  • Hukum Puasa dalam Islam: Wajib, Sunnah, Haram, atau Makruh? Simak Penjelasannya!

    Hukum Puasa dalam Islam: Wajib, Sunnah, Haram, atau Makruh? Simak Penjelasannya!

    177 shares
    Share 71 Tweet 44
  • Anggota DPRD Sukabumi Melan Maulana Apresiasi Turnamen Domino ORADO, Cabor Baru Langsung Disambut Antusias

    187 shares
    Share 75 Tweet 47
  • Kompol Fajri Anbiyaa Resmi Jabat Wakapolres Sukabumi Kota

    255 shares
    Share 102 Tweet 64
  • Redaksi
  • Kerjasama dan Iklan

© 2025 Sukabumi Hari Ini

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
    • Kota Sukabumi
    • Kabupaten Sukabumi
    • Provinsi Jawa Barat
    • Nasional
  • Pemerintahan
    • Pemerintah Kota Sukabumi
    • DPRD Kota Sukabumi
    • TNI
    • Polri
  • Politik
  • Gaya Hidup
  • Wisata
  • Ekonomi dan Bisnis
  • SHI TV

© 2025 Sukabumi Hari Ini

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In