slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor
Luncurkan Sukasai, Pemkot Sukabumi Klaim Masuk Era AI - Sukabumi Hari Ini
Sukabumi Hari Ini
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
    • Kota Sukabumi
    • Kabupaten Sukabumi
    • Provinsi Jawa Barat
    • Nasional
  • Pemerintahan
    • Pemerintah Kota Sukabumi
    • DPRD Kota Sukabumi
    • TNI
    • Polri
  • Politik
  • Gaya Hidup
  • Wisata
  • Ekonomi dan Bisnis
  • SHI TV
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
    • Kota Sukabumi
    • Kabupaten Sukabumi
    • Provinsi Jawa Barat
    • Nasional
  • Pemerintahan
    • Pemerintah Kota Sukabumi
    • DPRD Kota Sukabumi
    • TNI
    • Polri
  • Politik
  • Gaya Hidup
  • Wisata
  • Ekonomi dan Bisnis
  • SHI TV
No Result
View All Result
Sukabumi Hari Ini
No Result
View All Result
Home Berita

Luncurkan Sukasai, Pemkot Sukabumi Klaim Masuk Era AI

September 22, 2026
in Berita
Luncurkan Sukasai, Pemkot Sukabumi Klaim Masuk Era AI
179
SHARES
994
VIEWS
Bagikan Ke FacebookBagikan Ke TwitterBagikan Ke Whatsapp

SUKABUMI–Pemkot Sukabumi mulai memasuki babak baru dalam pengelolaan pemerintahan berbasis teknologi. Hal ini ditandai dengan Pemkot resmi meluncurkan Sukabumi Smart Artificial Intelligence (Sukasai) di lobi BKPSDM Kota Sukabumi, Selasa (22/9/2026).

Peluncuran tersebut dihadiri Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki, Wakil Wali Kota Bobby Maulana, Sekda Kota Sukabumi Andang Tjahjandi, serta Kepala BKPSDM Kota Sukabumi Taufik Hidayah serta Anggota DPRD Kota Sukabumi Kamal Suherman.
Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki mengatakan, Sukasai menjadi bagian dari upaya Pemkot Sukabumi membangun cara kerja pemerintahan yang lebih efektif dan efisien.

“Hari ini kita buat setitik sejarah, bahwa Pemerintah Kota Sukabumi telah mampu membangun fondasi mendasar bagaimana cara kita bekerja yang efektif dan efisien, cara kita melayani, dan cara kita mengelola pemerintahan,” ujar Ayep. Menurut dia, ke depan sumber daya manusia di lingkungan Pemkot Sukabumi akan bekerja berdampingan dengan kecerdasan buatan.

AI akan menangani sejumlah pekerjaan administratif yang sifatnya berulang. “SDM Pemerintah Kota Sukabumi merupakan gabungan pegawai manusia plus pegawai AI. Pegawai AI akan mengambil alih pekerjaan administrasi yang bersifat repetitif,” katanya.

Ayep menegaskan, kehadiran AI bukan untuk menggantikan pegawai manusia. Teknologi tersebut justru diharapkan membantu ASN menyelesaikan pekerjaan secara lebih cepat dan akurat.

Sejumlah pekerjaan yang dapat dibantu Sukasai antara lain pembuatan surat dan laporan, pengelolaan serta validasi data, pengarsipan digital, penelusuran dokumen, pengolahan dan analisis data, hingga penyusunan bahan rapat, paparan, naskah sambutan serta pelayanan informasi kepada masyarakat.

“Pekerjaan-pekerjaan yang dahulu menyita waktu berhari-hari, kini dapat diselesaikan dalam hitungan menit,” ujar Ayep. Ia juga mengaitkan penerapan Sukasai dengan upaya efisiensi anggaran.

Ayep menyebut belanja pegawai Pemkot Sukabumi saat ini mencapai 41,08 persen.
Ia berharap penggunaan teknologi dapat membuat belanja pegawai lebih efisien sehingga anggaran pemerintah dapat lebih banyak diarahkan untuk program yang berdampak langsung kepada masyarakat.

” Dengan kata lain, uang rakyat kita kelola lebih cermat, dan hasilnya kita kembalikan sebesar-besarnya untuk rakyat,” kata Ayep. Sukasai juga dilengkapi sistem yang dapat mengintegrasikan berbagai data pemerintahan.

Ayep menyebut data kependudukan, stunting, desil 1 hingga 10, pendidikan, hingga perizinan telah ditanamkan ke dalam sistem tersebut. Selain itu, Sukasai memiliki fitur kepegawaian yang dapat memantau kehadiran ASN secara real-time, termasuk data cuti, sakit, tugas, dan kehadiran pada perangkat daerah.

“Jadi absensi itu mendeteksi seluruh perangkat daerah Kota Sukabumi atas kehadiran. Cuti, sakit, kemudian kehadiran, tugas, dan lain sebagainya itu semua terdata di Sukasai secara real-time,” ujarnya.

Dalam sistem Sukasai juga terdapat pekerja AI yang diberi nama Joy. AI tersebut dirancang membantu pekerjaan di seluruh perangkat daerah berdasarkan data yang tersedia dalam sistem.

Bahkan, kata Ayep, Sukasai telah ditanam dengan informasi terkait KUHP baru dan berbagai kejadian hukum di Indonesia. Sistem tersebut nantinya dapat membantu melakukan analisis awal terhadap persoalan hukum yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas pemerintahan.

Namun, analisis AI tersebut tetap akan ditindaklanjuti melalui konsultasi dengan tenaga hukum. “Nanti kita akan bekerja sama dengan konsultan hukum untuk memastikan apakah kejadian ini benar, orang ini salah atau tidak,” katanya.

Ayep mengatakan, penggunaan AI diharapkan dapat membantu meminimalkan kesalahan administratif sekaligus mencegah terjadinya praktik yang tidak sesuai aturan.

Kepala BKPSDM Kota Sukabumi Taufik Hidayah mengatakan, pengembangan Sukasai dilakukan secara intensif sejak 22 Juli 2026 atau sekitar dua bulan sebelum peluncuran. “Mulai Oktober sepertinya,” katanya ketika ditanya mengenai penerapan efektif Sukasai.

Untuk sementara, akun utama Sukasai berada di BKPSDM. Selanjutnya, sejumlah kepala perangkat daerah akan diberikan akses. Pemkot juga menyiapkan perubahan domain menjadi sukasai.sukabumikota.go.id dengan Dinas Komunikasi dan Informatika sebagai leading sector.

Menurut Taufik, ke depan masing-masing perangkat daerah juga berpeluang memiliki dashboard Sukasai. Ia mencontohkan penerapan AI di BKPSDM. Setelah ada satu pegawai pensiun dan dua pegawai pindah ke perangkat daerah lain, BKPSDM kehilangan tiga staf.

Namun, menurut Taufik, kondisi tersebut tidak serta-merta membutuhkan penggantian tiga pegawai karena sebagian pekerjaan administratif dapat dibantu Joy. “Di BKPSDM itu kemarin ada satu yang pensiun, kemudian ada dua yang mutasi ke perangkat daerah lain. Tapi ternyata saya tidak butuh pengganti tiga orang pegawai manusia. Dengan si Joy ini, dia bisa menggantikan peran-peran tadi,” ujarnya.

Taufik menilai, kondisi tersebut berpotensi mengurangi kebutuhan belanja untuk gaji pokok, tunjangan, dan tambahan penghasilan pegawai pada pekerjaan administratif yang dapat dibantu AI.

Tags: AIArtificial Intelligencebkpsdmpemkot sukabumiSukabumiSukasai
Previous Post

Hari Ini, Harga Daging Ayam di Pasar Sukabumi Rp 40 Ribu Per Kg dan Telur Ayam Rp 27 Ribu Per Kg

Next Post

Warga Sukabumi Bisa Ajukan Perbaikan Rumah Tak Layak Huni Secara Mandiri

shi.rg

shi.rg

Related Posts

Tekan Inflasi, Sukabumi Gencarkan Gerakan Pangan Murah di Tujuh Kecamatan
Berita

Tekan Inflasi, Sukabumi Gencarkan Gerakan Pangan Murah di Tujuh Kecamatan

October 6, 2026
Upacara Peringatan HUT Ke-81 TNI Tingkat Kota Sukabumi Digelar di Lapang Merdeka
Berita

Upacara Peringatan HUT Ke-81 TNI Tingkat Kota Sukabumi Digelar di Lapang Merdeka

October 5, 2026
Denda PBB-P2 di Kota Sukabumi Dihapus hingga Desember 2026, Ini Cara Bayarnya
Berita

Denda PBB-P2 di Kota Sukabumi Dihapus hingga Desember 2026, Ini Cara Bayarnya

October 5, 2026
Dua Hari Pencarian, Remaja yang Terseret Arus di Pantai Istiqomah Sukabumi Belum Ditemukan
Berita

Dua Hari Pencarian, Remaja yang Terseret Arus di Pantai Istiqomah Sukabumi Belum Ditemukan

October 4, 2026
Operasi Penanganan Kebakaran TPA Cikundul Sukabumi Ditutup
Berita

Operasi Penanganan Kebakaran TPA Cikundul Sukabumi Ditutup

October 4, 2026
Mahasiswa di Sukabumi Didorong Jadi Tenaga Kerja Siap Pakai dan Wirausaha
Berita

Mahasiswa di Sukabumi Didorong Jadi Tenaga Kerja Siap Pakai dan Wirausaha

October 4, 2026
Next Post
Warga Sukabumi Bisa Ajukan Perbaikan Rumah Tak Layak Huni Secara Mandiri

Warga Sukabumi Bisa Ajukan Perbaikan Rumah Tak Layak Huni Secara Mandiri

IKLAN HARI SUMPAH PEMUDA

DOWNLOAD APLIKASI SHI

Sukabumi Hari Ini

Sukabumi Hari Ini, media informasi akurat, cepat dan sesuai fakta.

Telusuri Kategori Lain

  • Berita
    • Kabupaten Sukabumi
    • Kota Sukabumi
    • Nasional
    • Provinsi Jawa Barat
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Pemerintahan
    • DPRD Kota Sukabumi
    • Pemerintah Kota Sukabumi
    • Polri
    • TNI
  • Politik
  • Uncategorized
  • Wisata

Berita Populer Lainnya

  • Hukum Puasa dalam Islam: Wajib, Sunnah, Haram, atau Makruh? Simak Penjelasannya!

    Hukum Puasa dalam Islam: Wajib, Sunnah, Haram, atau Makruh? Simak Penjelasannya!

    177 shares
    Share 71 Tweet 44
  • Anggota DPRD Sukabumi Melan Maulana Apresiasi Turnamen Domino ORADO, Cabor Baru Langsung Disambut Antusias

    187 shares
    Share 75 Tweet 47
  • Kompol Fajri Anbiyaa Resmi Jabat Wakapolres Sukabumi Kota

    254 shares
    Share 102 Tweet 64
  • Redaksi
  • Kerjasama dan Iklan

© 2025 Sukabumi Hari Ini

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
    • Kota Sukabumi
    • Kabupaten Sukabumi
    • Provinsi Jawa Barat
    • Nasional
  • Pemerintahan
    • Pemerintah Kota Sukabumi
    • DPRD Kota Sukabumi
    • TNI
    • Polri
  • Politik
  • Gaya Hidup
  • Wisata
  • Ekonomi dan Bisnis
  • SHI TV

© 2025 Sukabumi Hari Ini

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In