SUKABUMI – Dampak hujan deras hingga terjadinya banjir limpasan diberbagai titik menyebabkan 66 rumah milik warga Kota Sukabumi rusak.
Pj Gubernur Bey Machmudin, mengungkapkan untuk mengganti kerugian atas kerusakan rumah warga akibat banjir tersebut, akan berkoordinasi dengan BNPB.
Pihaknya menyerahkan kepada BPBD Kota Sukabumi untuk assesment terlebih dahulu yang saat ini prosesnya sedang berjalan.
“Kami dengan BNPB untuk perbaikan itu menunggu dulu apakah tanggap darurat atau tidak nanti kita koordinasi dengan BNPB, karena pergantian itu dari BNPB kalau dari kota itu hanya untuk perbaikan dan lebih cepat dan segera darurat,” ungkapnya.
Saat meninjau lokasi banjir pasca banjir di Cikondang, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, Rabu (06/11/2024) sore, Bey menyebut kondisinya mengkhawatirkan.
Bey juga melihat para pengungsi yang sementara tinggal di Aula pantiasuhan setempat.
“Saya melihat dampak dari hujan ekstrim kemarin dan memang dampaknya lumayan berat juga untuk masyarakat dan tadi Pak Wali menyampaikan untuk bersih-bersih dari BPBD Kota dan juga dari warga sini bersama-sama,” ujar Bey seusai peninjauan lokasi bencana di Cikondang.
Bey mengingatkan ke masyarakat untuk berhati-hati, berdasarkan perkiraan BMKG hujan ini justru mulai puncaknya itu akhir November hingga Februari.
“Jadi sekali lagi mohon agar berhati-hati. kalau sempat bersih-bersih, jangan buang sampah sembarangan,” tutupnya.














