SUKABUMI–Menjelang hari olahraga nasional (Haornas), Pemkot Sukabumi melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) memberikan bantuan alat olahraga kepada warga di Balai Kota Sukabumi, Jumat (1/9/2023).Bantuan ini agar warga giat berolahraga dalam meningkatkan derajat kesehatan.
Bantuan yang diberikan seperti alat tenis meja, bola sepak, bola voli hingga bola futsal. ” Pemberian hibah alat olahraga kepada warga untuk aktivasi masyarakat untuk olahraga,” ujar Kepala Bidang Olahraga Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Sukabumi, Ganjar Ramdani Saputra.
Harapannya kata dia, masyarakat bisa aktif mewujudkan hidup sehat. Salah satunya dengan memanfaatkan alat olahraga yang diberikan kepada warga.
Di sisi lain, sebanyak 29 kelurahan di Kota Sukabumi memiliki kelurahan sport center. Sarana tersebut untuk mendorong warga untuk membiasakan diri berolahraga dalam meningkatkan derajat kesehatan.
” Hingga kini dari 33 kelurahan di Kota Sukabumi, sudah 29 kelurahan yang memiliki Kelurahan Sport Center,” ujar Ganjar. Pembangunan Kelurahan Sport Center ini merupakan salah satu program unggulan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi dalam bidang olahraga.
Ganjar menerangkan, Kelurahan Sport Center sering disebut pula dengan Lapang Renyah awalnya ditargetkan dapat terbangun disetiap kelurahan. Namun saat ini masih terdapat empat kelurahan yaitu Kelurahan Citamiang, Gunung Parang, Karamat dan Nyomplong yang belum memiliki fasilitas tersebut.
Kondisi ini kata Ganjar, karena terkendala ketersediaan lahan. Sebab rata-rata yang belum terbangun karena terkendala lahan pemerintah yang belum tersedia.
” Pemerintah memiliki kepedulian kepada masyarakat agar warga makin sehat pasca pandemi,” ujar Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi disela-sela pemberian bantuan. Jangan sampai merasakan pentingnya kesehatan ketika sakit.
Salah satu ikhtiar menjadi sehat kata Fahmi dengan rutin berolahraga khususnya sifatnya yang melibatkan masyarakat. Pemda melalui Disporapar mengalokasikan anggaran untuk alat olahraga, tapi belun semua di 33 kelurahan.
Oleh karenanya Fahmi memohon maaf dengan segala keterbatasan yang ada. Hal ini agar supaya lebih merata bantuan yang diterima masyarakat.
” Kami titpkan pesan pemberian ini sifatnya hibah, maka tolong dijaga baik-baik,” kata Fahmi. Supaya alat tersebut bisa digunakan dalam jangka waktu yang panjang dan usia pakainya makin lama.














