Asisten Administrasi Setda Kota Sukabumi Iskandar mewakili Wali Kota Sukabumi menghadiri Pengukuhan Ketua dan Pengurus DPC Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) Kota Sukabumi, Periode 2022-2027 di Hotel Anugrah, Rabu (10/5/2023).
Momen ini untuk mendorong eksistensi pengusaha wanita dalam kontribusinya membangun Kota Sukabumi. Hadir dalam acara, Ketua DPC Iwapi Kota Sukabumi Etty Rusmiati, Ketua Kadin Kota Sukabumi Ade Wahyudin, dan Ketua DPD Iwapi Provinsi Jawa Barat Hj Masrura Ram Idjal.
” Kami mengucapkan terimakasih atas kehadiran Iwapi di Kota Sukabumi, diharapkan dapat menampung aspirasi para pengusaha wanita di Sukabumi,” ujar Asda Bidang Administrasi Setda Kota Sukabumi Iskandar. Dalam rangka meneguhkan kontribusinya dalam membangun kota dari sektor usaha.
Ke depan kata Iskandar, perlu disosialisasikan secara massif keberadaan Iwapi bergerak di bidang apa dan bagaimana upaya yang dilakukan dalam membina dan mensejahterakan anggotanya. Pengurus Iwapi yang dikukuhkan kali ini telah melalui proses yang sesuai AD ART organisasi sehingga diharapkan dapat mengemban amanah dan menjalankan roda organisasi dengan baik dan dirasakan manfaatnya oleh warga.
Sejak dibentuk tahun 1975 di pusat, ada sejumlah peran penting Iwapi. Pertama terbentuk dengan semangat penyetaraan gender dalam dunia usaha bagi perempuan dan laki-laki.
Iwapi kata Iskandar, organisasi wanita pertama yang memperkuat adanya proses kaderisasi melalui memperluas relasi dan pusat pengajaran emansipasi wanita. Selalu eksis dalam memperoleh ide-ide kreatif untuk menumbuhkan dan mengembangkan organisasinya sebagi upaya pembangunan ekonomi.
Berikutnya, konsisten menjaga dan mengedukasi anggotanya agar terampil dalam berbisnis. ” Saya menginnatkan kembali fokus utama tersebut agar tetap menjadi perhatian DPC IWAPI Kota Sukabumi,” ungkap Iskandar.
Harapannya kata dia agar kedepan makin banyak wanita-wanita Kota Sukabumi yang pandai berbisnis dan membantu pembangunan sektor ekonomi di Kota Sukabumi.
Tuntutan dunia perdagangan di era modern ini lanjut Iskandar, sudah sangatlah begitu besar. Salah satunya adalah adanya perlindungan hukum bagi para pengusaha digital/Online dari setiap permasalahan niaga yang ada. Ini juga akan menjadi satu bagian yang harus diperjuangkan oleh IWAPI untuk melindungi para pengusaha wanita di Kota Sukabumi.














