slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor
Baru 4.000 dari Target 9.300 Orang, Tracing TBC di Sukabumi Terus Diperluas - Sukabumi Hari Ini
Sukabumi Hari Ini
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
    • Kota Sukabumi
    • Kabupaten Sukabumi
    • Provinsi Jawa Barat
    • Nasional
  • Pemerintahan
    • Pemerintah Kota Sukabumi
    • DPRD Kota Sukabumi
    • TNI
    • Polri
  • Politik
  • Gaya Hidup
  • Wisata
  • Ekonomi dan Bisnis
  • SHI TV
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
    • Kota Sukabumi
    • Kabupaten Sukabumi
    • Provinsi Jawa Barat
    • Nasional
  • Pemerintahan
    • Pemerintah Kota Sukabumi
    • DPRD Kota Sukabumi
    • TNI
    • Polri
  • Politik
  • Gaya Hidup
  • Wisata
  • Ekonomi dan Bisnis
  • SHI TV
No Result
View All Result
Sukabumi Hari Ini
No Result
View All Result
Home Berita

Baru 4.000 dari Target 9.300 Orang, Tracing TBC di Sukabumi Terus Diperluas

October 20, 2026
in Berita
Baru 4.000 dari Target 9.300 Orang, Tracing TBC di Sukabumi Terus Diperluas
179
SHARES
992
VIEWS
Bagikan Ke FacebookBagikan Ke TwitterBagikan Ke Whatsapp

SUKABUMI—Pemkot Sukabumi mengintensifkan pelacakan atau tracing tuberkulosis (TBC) untuk menemukan kasus lebih dini sekaligus memutus rantai penularan di masyarakat. Dari target 9.300 orang yang akan diperiksa, hingga Selasa (20/10/2026), pelacakan baru menjangkau sekitar 4.000 orang.

Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui peninjauan pelaksanaan tracing TBC terintegrasi dengan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kelurahan Tipar, Kecamatan Citamiang. Pada kesempatan yang sama, Pemkot Sukabumi juga menyerahkan kendaraan Puskesmas Keliling (Pusling) secara simbolis.

Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki mengatakan, pemerintah berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, termasuk memastikan warga yang terdiagnosis TBC mendapatkan pengobatan secara gratis hingga tuntas. “Kalau ditemukan masyarakat yang terkena TBC, akan kita rawat dan diberi obat sampai tuntas. Pengobatannya gratis sampai sembuh,” katanya.

Menurut Ayep, masyarakat perlu memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan agar penyakit TBC dapat diketahui lebih awal dan segera ditangani. Langkah ini juga penting untuk mencegah penularan kepada orang-orang di sekitar pasien.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi Ida Halimah menjelaskan, kegiatan tracing TBC difokuskan pada orang-orang yang memiliki kontak erat dengan pasien yang telah teridentifikasi positif TBC, terutama anggota keluarga yang tinggal dalam satu lingkungan.
“Ketika dalam satu keluarga ada yang teridentifikasi TBC, lingkaran terdekatnya, terutama keluarga, akan kita periksa. Jika ditemukan yang positif, langsung ditindaklanjuti dengan pengobatan gratis sampai tuntas,” ujarnya.

Ida menyebutkan, kegiatan di Kelurahan Tipar merupakan lokasi ke-40 dari total 93 lokasi yang menjadi sasaran program. Setiap lokasi ditargetkan menjangkau sekitar 100 orang, sehingga secara keseluruhan terdapat 9.300 orang yang menjadi sasaran pelacakan.

Dari hasil pemeriksaan terhadap 43 orang yang disebutkan dalam pemantauan tersebut, positive rate atau proporsi hasil pemeriksaan positif tercatat sebesar 6,7 persen.

Upaya penanganan TBC terang Ida tidak berhenti pada penemuan kasus. Pasien yang teridentifikasi harus segera mendapatkan pengobatan dan pemantauan hingga dinyatakan sembuh sesuai evaluasi medis.

Menurut Ida, penemuan kasus melalui pelacakan kontak erat menjadi penting karena penderita yang belum terdeteksi berpotensi terus menularkan penyakit kepada orang lain dalam aktivitas sehari-hari.“Ketika ditemukan, yang lebih penting adalah tindak lanjut pengobatannya sampai tuntas. Jangan sampai ada yang belum terdeteksi, padahal dalam kesehariannya berpotensi menularkan,” katanya.

Ida menambahkan, sejumlah wilayah kerja puskesmas menjadi perhatian dalam pemetaan kasus TBC di Kota Sukabumi, di antaranya wilayah Puskesmas Sukabumi yang meliputi Cisarua dan Subangjaya.Pemkot Sukabumi berharap integrasi pelacakan TBC dengan Cek Kesehatan Gratis dapat memperluas jangkauan pemeriksaan, mempercepat penanganan pasien, serta meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memeriksakan diri.

Melalui upaya tersebut, pemerintah daerah menargetkan semakin banyak kasus TBC ditemukan lebih awal, sehingga penanganan dapat dilakukan secara tepat dan risiko penularan di lingkungan keluarga maupun masyarakat dapat ditekan.

Tags: Dinkes sukabumiSukabumiTbc sukabumiTracing tbc
Previous Post

Tak Cukup Bermodal Kepedulian, Relawan PMI Kota Sukabumi Jalani Sertifikasi Kompetensi

Next Post

Fraksi PKS DPRD Kota Sukabumi Ikuti Bimteknas PKS di Jakarta

shi.rg

shi.rg

Related Posts

Lulusan Kampus Kesehatan di Sukabumi Ditargetkan Tembus Pasar Kerja Global
Berita

Lulusan Kampus Kesehatan di Sukabumi Ditargetkan Tembus Pasar Kerja Global

October 24, 2026
Krisis Air Bersih Belum Usai, PMI Kota Sukabumi Salurkan 5.000 Liter Air untuk 640 Warga Lembursitu
Berita

Krisis Air Bersih Belum Usai, PMI Kota Sukabumi Salurkan 5.000 Liter Air untuk 640 Warga Lembursitu

October 23, 2026
Hari Santri 2026 di Kota Sukabumi, Momen Perkuat Peran Santri dalam Pembangunan
Berita

Hari Santri 2026 di Kota Sukabumi, Momen Perkuat Peran Santri dalam Pembangunan

October 22, 2026
Pemkot Sukabumi Tutup TPS, Targetnya Warga Lebih Peduli Sampah
Berita

Pemkot Sukabumi Tutup TPS, Targetnya Warga Lebih Peduli Sampah

October 21, 2026
Fraksi PKS DPRD Kota Sukabumi Ikuti Bimteknas PKS di Jakarta
Berita

Fraksi PKS DPRD Kota Sukabumi Ikuti Bimteknas PKS di Jakarta

October 21, 2026
Tak Cukup Bermodal Kepedulian, Relawan PMI Kota Sukabumi Jalani Sertifikasi Kompetensi
Berita

Tak Cukup Bermodal Kepedulian, Relawan PMI Kota Sukabumi Jalani Sertifikasi Kompetensi

October 19, 2026
Next Post
Fraksi PKS DPRD Kota Sukabumi Ikuti Bimteknas PKS di Jakarta

Fraksi PKS DPRD Kota Sukabumi Ikuti Bimteknas PKS di Jakarta

IKLAN HARI SUMPAH PEMUDA

DOWNLOAD APLIKASI SHI

Sukabumi Hari Ini

Sukabumi Hari Ini, media informasi akurat, cepat dan sesuai fakta.

Telusuri Kategori Lain

  • Berita
    • Kabupaten Sukabumi
    • Kota Sukabumi
    • Nasional
    • Provinsi Jawa Barat
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Pemerintahan
    • DPRD Kota Sukabumi
    • Pemerintah Kota Sukabumi
    • Polri
    • TNI
  • Politik
  • Uncategorized
  • Wisata

Berita Populer Lainnya

  • Hukum Puasa dalam Islam: Wajib, Sunnah, Haram, atau Makruh? Simak Penjelasannya!

    Hukum Puasa dalam Islam: Wajib, Sunnah, Haram, atau Makruh? Simak Penjelasannya!

    177 shares
    Share 71 Tweet 44
  • Anggota DPRD Sukabumi Melan Maulana Apresiasi Turnamen Domino ORADO, Cabor Baru Langsung Disambut Antusias

    188 shares
    Share 75 Tweet 47
  • 6 Pelaku Pengeroyokan yang Tewaskan Pria di Sukabumi Ditangkap, Motif Dipicu Dugaan Pencurian Alat Bengkel

    187 shares
    Share 75 Tweet 47
  • Redaksi
  • Kerjasama dan Iklan

© 2025 Sukabumi Hari Ini

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
    • Kota Sukabumi
    • Kabupaten Sukabumi
    • Provinsi Jawa Barat
    • Nasional
  • Pemerintahan
    • Pemerintah Kota Sukabumi
    • DPRD Kota Sukabumi
    • TNI
    • Polri
  • Politik
  • Gaya Hidup
  • Wisata
  • Ekonomi dan Bisnis
  • SHI TV

© 2025 Sukabumi Hari Ini

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In