BANDUNG — Sekretariat DPRD Kota Sukabumi turut memeriahkan Kirab Tatar Sunda “Mahkota Ajeng Ki Sunda” yang digelar di Kota Bandung pada 16 Mei 2026. Dalam ajang budaya tingkat Jawa Barat tersebut, rombongan dari Kota Sukabumi tampil memukau dengan mengusung konsep pewayangan melalui kostum tokoh legendaris Rama, Sinta, Rahwana, Hanoman, serta para penggawanya.
Kegiatan budaya yang berlangsung meriah itu dihadiri langsung oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama para kepala daerah dari seluruh kabupaten dan kota se-Jawa Barat. Ribuan masyarakat tampak memadati lokasi acara untuk menyaksikan parade budaya yang menampilkan kekayaan tradisi Sunda dari berbagai daerah.
Penampilan delegasi Sekretariat DPRD Kota Sukabumi menjadi salah satu yang menarik perhatian publik. Balutan kostum pewayangan dengan detail ornamen khas kerajaan dipadukan sentuhan artistik modern menghadirkan suasana megah dan penuh nilai budaya. Tokoh Rama tampil gagah sebagai simbol kepemimpinan dan kebijaksanaan, sementara Sinta hadir anggun melambangkan kesetiaan dan keteguhan hati.
Di sisi lain, karakter Rahwana tampil kuat dan berwibawa dengan kostum bernuansa kerajaan yang mencolok, sedangkan Hanoman hadir enerjik dengan ciri khas tokoh kera putih yang identik dengan keberanian dan loyalitas. Kehadiran para penggawa melengkapi penampilan rombongan Kota Sukabumi sehingga terlihat semakin atraktif dan teatrikal sepanjang jalur kirab budaya.

Kirab Tatar Sunda “Mahkota Ajeng Ki Sunda” menjadi momentum penting dalam menjaga dan memperkenalkan budaya Nusantara, khususnya budaya Sunda, kepada generasi muda. Setiap daerah diberikan kesempatan untuk menampilkan identitas budaya masing-masing melalui seni, busana, hingga pertunjukan tradisional.
Partisipasi Sekretariat DPRD Kota Sukabumi dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pelestarian budaya daerah sekaligus memperkuat kecintaan terhadap warisan tradisi leluhur. Penampilan bertema pewayangan dipilih karena sarat akan pesan moral tentang kepemimpinan, pengorbanan, keberanian, dan kesetiaan yang masih relevan hingga saat ini.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dalam sambutannya mengajak seluruh daerah untuk terus menjaga budaya lokal agar tidak tergerus perkembangan zaman. Menurutnya, budaya merupakan identitas masyarakat yang harus terus dirawat dan diperkenalkan secara kreatif kepada generasi muda.

Antusiasme masyarakat terlihat begitu tinggi sepanjang acara berlangsung. Banyak pengunjung mengabadikan penampilan rombongan Kota Sukabumi yang tampil megah dengan karakter pewayangan lengkap. Sorak tepuk tangan warga pun terdengar saat tokoh Hanoman dan para penggawa melakukan atraksi di sepanjang rute kirab.
Melalui partisipasi dalam Kirab Tatar Sunda “Mahkota Ajeng Ki Sunda”, Sekretariat DPRD Kota Sukabumi berharap nilai-nilai budaya dan kearifan lokal dapat terus hidup di tengah masyarakat serta menjadi kebanggaan bersama. Selain menjadi ajang pelestarian budaya, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antardaerah di Jawa Barat melalui semangat seni dan tradisi.














