slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor
Ribuan Honorer di Kota Sukabumi Terancam Gagal Jadi PPPK - Sukabumi Hari Ini
Sukabumi Hari Ini
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
    • Kota Sukabumi
    • Kabupaten Sukabumi
    • Provinsi Jawa Barat
    • Nasional
  • Pemerintahan
    • Pemerintah Kota Sukabumi
    • DPRD Kota Sukabumi
    • TNI
    • Polri
  • Politik
  • Gaya Hidup
  • Wisata
  • Ekonomi dan Bisnis
  • SHI TV
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
    • Kota Sukabumi
    • Kabupaten Sukabumi
    • Provinsi Jawa Barat
    • Nasional
  • Pemerintahan
    • Pemerintah Kota Sukabumi
    • DPRD Kota Sukabumi
    • TNI
    • Polri
  • Politik
  • Gaya Hidup
  • Wisata
  • Ekonomi dan Bisnis
  • SHI TV
No Result
View All Result
Sukabumi Hari Ini
No Result
View All Result
Home Berita

Ribuan Honorer di Kota Sukabumi Terancam Gagal Jadi PPPK

September 22, 2025
in Berita, Pemerintah Kota Sukabumi
192
SHARES
1.1k
VIEWS
Bagikan Ke FacebookBagikan Ke TwitterBagikan Ke Whatsapp

JL. R. SYAMSUDIN – Ribuan tenaga honorer di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi terancam tidak bisa diakomodasi sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu. Ironisnya, di antara mereka ada yang sudah mengabdi puluhan tahun, namun tetap tidak diakui statusnya lantaran terbentur regulasi kepegawaian.

Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, mengakui kondisi ini sebagai persoalan serius yang membutuhkan campur tangan pemerintah pusat. Ia menegaskan, pemerintah daerah tidak bisa serta-merta membuka formasi PPPK baru karena terkendala aturan belanja pegawai yang membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Permasalahan ini akan kita sampaikan ke Kementerian PAN-RB. Saat ini, belanja pegawai di APBD Kota Sukabumi mencapai 41 persen. Padahal ketentuan maksimal hanya 30 persen. Saya bahkan mendapat teguran langsung dari Kementerian Dalam Negeri. Artinya, kita sudah terlalu jauh melampaui ambang batas,” ungkap Ayep, Senin (22/09).

Menurut Ayep, kondisi ini berdampak langsung terhadap kemampuan fiskal daerah. Belanja modal, jasa, dan barang semakin kecil karena tersedot untuk membayar gaji pegawai. Untuk itu, ia menyatakan perlu langkah strategis agar belanja pegawai bisa ditekan.

“Ada dua cara untuk menurunkan anggaran belanja pegawai. Pertama, tidak membuka pengangkatan formasi baru bagi jabatan yang ditinggalkan pegawai pensiun. Setiap bulannya rata-rata ada 15 sampai 20 orang yang pensiun. Kedua, kita harus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Kalau tidak, ruang fiskal kita makin sempit,” tegas Ayep.

Pernyataan ini menegaskan dilema yang dihadapi Pemkot Sukabumi: di satu sisi ada ribuan tenaga honorer yang berharap status dan kepastian kerja, di sisi lain APBD sudah terhimpit oleh beban belanja pegawai yang berlebihan. Hingga kini, nasib ribuan honorer itu belum jelas. Pemerintah pusat diminta turun tangan mencari solusi konkret agar pengabdian puluhan tahun para honorer tidak berakhir sia-sia hanya karena keterbatasan regulasi dan ketercekikan fiskal daerah.

Tags: honorerpppk
Previous Post

Agus Samsul Serap Aspirasi Warga Warudoyong, Soroti Infrastruktur dan Akses Informasi

Next Post

Wakaf Do'a Bangsa Kian Panas, Publik Desak DPRD Bertindak

adminshi

adminshi

Related Posts

Tekan Inflasi, Sukabumi Gencarkan Gerakan Pangan Murah di Tujuh Kecamatan
Berita

Tekan Inflasi, Sukabumi Gencarkan Gerakan Pangan Murah di Tujuh Kecamatan

October 6, 2026
Upacara Peringatan HUT Ke-81 TNI Tingkat Kota Sukabumi Digelar di Lapang Merdeka
Berita

Upacara Peringatan HUT Ke-81 TNI Tingkat Kota Sukabumi Digelar di Lapang Merdeka

October 5, 2026
Denda PBB-P2 di Kota Sukabumi Dihapus hingga Desember 2026, Ini Cara Bayarnya
Berita

Denda PBB-P2 di Kota Sukabumi Dihapus hingga Desember 2026, Ini Cara Bayarnya

October 5, 2026
Dua Hari Pencarian, Remaja yang Terseret Arus di Pantai Istiqomah Sukabumi Belum Ditemukan
Berita

Dua Hari Pencarian, Remaja yang Terseret Arus di Pantai Istiqomah Sukabumi Belum Ditemukan

October 4, 2026
Operasi Penanganan Kebakaran TPA Cikundul Sukabumi Ditutup
Berita

Operasi Penanganan Kebakaran TPA Cikundul Sukabumi Ditutup

October 4, 2026
Mahasiswa di Sukabumi Didorong Jadi Tenaga Kerja Siap Pakai dan Wirausaha
Berita

Mahasiswa di Sukabumi Didorong Jadi Tenaga Kerja Siap Pakai dan Wirausaha

October 4, 2026
Next Post
Wakaf Do’a Bangsa Kian Panas, Publik Desak DPRD Bertindak

Wakaf Do'a Bangsa Kian Panas, Publik Desak DPRD Bertindak

IKLAN HARI SUMPAH PEMUDA

DOWNLOAD APLIKASI SHI

Sukabumi Hari Ini

Sukabumi Hari Ini, media informasi akurat, cepat dan sesuai fakta.

Telusuri Kategori Lain

  • Berita
    • Kabupaten Sukabumi
    • Kota Sukabumi
    • Nasional
    • Provinsi Jawa Barat
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Pemerintahan
    • DPRD Kota Sukabumi
    • Pemerintah Kota Sukabumi
    • Polri
    • TNI
  • Politik
  • Uncategorized
  • Wisata

Berita Populer Lainnya

  • Hukum Puasa dalam Islam: Wajib, Sunnah, Haram, atau Makruh? Simak Penjelasannya!

    Hukum Puasa dalam Islam: Wajib, Sunnah, Haram, atau Makruh? Simak Penjelasannya!

    177 shares
    Share 71 Tweet 44
  • Anggota DPRD Sukabumi Melan Maulana Apresiasi Turnamen Domino ORADO, Cabor Baru Langsung Disambut Antusias

    187 shares
    Share 75 Tweet 47
  • Kompol Fajri Anbiyaa Resmi Jabat Wakapolres Sukabumi Kota

    254 shares
    Share 102 Tweet 64
  • Redaksi
  • Kerjasama dan Iklan

© 2025 Sukabumi Hari Ini

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
    • Kota Sukabumi
    • Kabupaten Sukabumi
    • Provinsi Jawa Barat
    • Nasional
  • Pemerintahan
    • Pemerintah Kota Sukabumi
    • DPRD Kota Sukabumi
    • TNI
    • Polri
  • Politik
  • Gaya Hidup
  • Wisata
  • Ekonomi dan Bisnis
  • SHI TV

© 2025 Sukabumi Hari Ini

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In