SUKABUMI – Kondisi bayi perempuan yang ditemukan di pintu masuk Masjid Nurul Hidayah Kampung Lamping, Kelurahan Jaya Mekar, Kecamatan Baros, Kota Sukabumi, lahir dalam keadaan kurang bulan.
Kendati lahir dalam kurang bulan atau Neonatus, Bayi tersebut terlihat dalam kondisi normal. Kini dalam perawatan RSUD Syamsudin SH.
Kepala Bagian Umum dan Kepegawaian RSUD Syamsudin SH, dr Supriyanto mengatakan, Bayi perempuan usia nol hari dengan kondisi neonatus atau kurang bulan, namun sesuai masa kehamilan.
“Keadaan umum sedang atau sadar sesuai dengan kesadaran bayi, detak jantungnya 130 kali permenit. Kemudian pernafasannya 45 kali permenit, suhu 37 derajat celcius SPO2, oksigenasi 95 persen, berat badan 1.990 gram, panjang badan 43 centimeter, anusnya ada atau tidak ada cacat di anus,” kata Supriyanto, Jum’at (14/2/2025).
Supri juga menyebut, bayi tersebut secara umum kondisi baik dan terlihat aktif.
“Kemudian bayi menangis kuat, geraknya aktif, BABnya positif. Sementara untuk buang air kecil lagi diobservasi,” ucapnya.
“Sekarang masih dilakukan perawatan di HCU, kemudian lagi dicek lab. Kondisi secara umum bagus,” tutupnya.
Sebelumnya, Warga Kampung Lamping, Kelurahan Jaya Mekar, Kecamatan Baros Kota Sukabumi digegerkan dengan penemuan bayi yang baru lahir.
Bayi tersebut ditemukan di pintu masuk Masjid Nurul Hidayah, dalam kondisi terbungkus switer hitam, Kamis (13/02/2025).
Kasubsi Pengelola Informasi Dokumentasi dan Multimedia (PIDM) Polres Sukabumi Kota, Ipda Ade Ruli Bahtiarudin membenarkan adanya penemuan bayi tersebut.
Bayi tersebut ditemukan sekitar pukul 03.30 WIB menjelang Adzan dan salat subuh tadi pagi.
“Awalnya pengurus masjid (Marbot) Nurul Hidayah itu mendengar suara adanya tangisan bayi. Kemudian di cek lah arah suara tangisan,” kata Ade.
“Setelah dicek Marbot, ditemukan adanya bayi perempuan tersebut di pintu masuk masjid kondisi terbungkus switer warna hitam,” tutur Ade.
Saat ditemukan kondisi bayi tersebut dalam keadaan darah melahirkan sudah mengering, dan tali pusar belum terpotong.
“Saat ditemukan itu kondisi darah dari sudah mengering di area sekitaran kepala dan rambut, tali pusar belum terpotong, namun placenta sudah di potong,” jelas Ade.
Pasca ditemukan, bayi perempuan tersebut langsung dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis.
“Langsung saat itu langsung mendapatkan penanganan medis,” tutupnya.














