PURWAKARTA – Museum Bale Indung Rahayu merupakan museum yang mempunyai nama “Tempat Kemuliaan Ibu”. Museum ini terletak di Jalan RE Martadinata Nagri Tengah, Kecamatan Purwakarta Kabupaten Purwakarta Jawa Barat.
Museum ini disusun dengan estetika dan teknologi digital yang turut dilengkapi dengan beberapa permainan anak khas Sunda jaman dulu, bentuknya berupa lukisan, foto, hingga beberapa bentuk fisik yang bisa dimainkan, seperti congklak. Namun, ada pula beberapa jenis mainan yang hanya dipajang dan tidak boleh dimainkan.
Selain itu, ada juga ruangan yang mencirikan bahwa tanah Sunda identik dengan hutan dan alam yang harus dijaga. Ada juga ruangan miniatur rumah adat, gambar pakaian adat sunda, peralatan dapur tradisional khas sunda, alat musik tradisional khas sunda, dan ada juga makanan khas tradisional khas sunda semuanya dipajang dengan estetika.
Salah satu yang ikonik di museum Bale Indung Rahayu yaitu Miniatur Rumah Adat Khas Sunda. Disini ada banyak sekali miniatur Rumah Adat Khas Sunda seperti miniatur Julang Ngapak, Sulah Nyanda, Jolopong, Badak Heuay, Parahu Kumereb, Tagog Anjiing, dan adapun yang paling ikonik yaitu Rumah Adat Citalang yang ada di Purwakarta.
Rumah Adat Citalang salah satu contoh bentuk rumah tradisional khas Sunda yang berada di Purwakarta. Bentuk dari Rumah Adat ini masih ada yang memakainya hingga kini tetapi hanya sedikit yang mempertahankan keasliannya.
“Rumah Adat Citalang merupakan rumah tradisional peninggalan Rd. Mas Sumadireja yang dibangun sekitar tahun 1905 oleh M. Nata Wireja dan M. Ruki. Rumah ini berbentuk rumah panggung setinggi 0,8 meter dengan ukuran 10 x 15 meter. Terdiri dari 28 batu tatapakan, lantai anyaman bambu, dan atap limas dari genting,” ujar Pak Yayan saat berkunjung di Bale Indung Rahayu Purwakarta, Senin (2/12/2024).
“Bagian depan rumah memiliki serambi terbuka dengan pagar bambu dan delapan tiang penyangga. Terdapat satu pintu utama di tengah, diapit oleh jendela yang serupa bentuknya. Ruang dalamnya luas, dengan kamar di sisi barat dan jendela di sisi timur serta barat. Bagian belakang rumah memiliki serambi tambahan. Rumah ini dilestarikan sebagai cagar budaya di Kampung Karangsari, Desa Citalang.” katanya.
Rumah Adat Desa Citalang ini masuk ke Cagar Budaya tingkat Kabupaten dan Kota yang mempunyai cerita berdirinya yang sungguh luar biasa.
(rr)





